Aku, Si Ibu dan Si Bapak serta SATPOL PP (Preman Preman)
Thursday,22-January-2009
(09.45 Wib, Di bawah Tangga Penyeberangan BusWay-POLDA )
Kalo inget tanggal 22 Januari ini, gua teringat satu tembang manis dari “Iwan Fals” (22 Januari, kita berjanji…coba saling mengerti apa di dalam hati…etc lah buat yang tau).
Tapi, 22 Januari yang ini beda….bukan sebuah tembang cinta nan manis tapi malah tembang panas dari bawah tangga penyeberangan Busway (yang katanya sukses meminimize kemacetan di Jakarta khususnya kawasan Blok-M,Sudirman, Thamrin…duuttt…preeettt kateee siapee cuyyyy?) yaahh gampangnya dekat komdak atau yang lebih trend dengan Polda.
Jadi emang sengaja gua kasih judul “Awas…Jangan Coba-coba baca!!!” karena sesuai dengan apa yang terjadi di pukul 09.45 Wib tadi.
Turun dari kendaraan umum AC34 (bis tadi pagi AC nya gak dingin tuh), gua emang selalu biasa turun di komdak itu untuk kemudian berjalan kaki melanjutkan ke gedung AG lt.16 (tempat mangkal cwok2 keren dan cwek2 cantiik…weeiiittzzzz, biaseee ajeee yeeee buat yang ngebaca dan ngerasa mangkal di sana juga…hihihi). Dan memang setiap pagi, disana selalu ada 2 PKL (Pedagang Kaki Lima) yang khusus menjajakan kopi,teh dan kue2an kecil satu di bawah tangga Bush Why (red; baswei) dan satu lagi jarak pandangnya lebih kurang 20m dari yang di bawah tangga. Sebisa mungkin memang kalo gua abis turun dari bis selalu menuju satu PKL itu yang berada tepat di bawah jembatan Bush Why (red: baswei). Mereka sepasang suami-istri, usia sang suami kisaran 60′an dan sang istri 50′an (gua ga liat ktp mereka sih, nebak aja karena ubannya lebih banyak dari gua).
Selalu kalo gua menyempatkan untuk mendaratkan pantat gua (yang tepos ini) untuk sekedar ngopi maunya mengambil posisi di pojok dekat pohon karena agak menyudut dan tidak terlalu kelihatan (keliatan sama orang/temen yang suka mangkal di AG Lt.16…hehehe).
Dan pagi tadi si Ibu, yang selalu dengan ramah dalam logat Jowo’ne menawarkan gua “Minum opo leh..” (panggilan buat anak laki2 jawa), kopi item opo mix?…lalu pun menjawab “sing biasa’ne ae bu…” (doi tau gua always coffee mix) dan Si Bapak pun mengambil bungkusan kopi itu menyobek dan menuangkan bubuk yang berisi kopi itu ke dalam gelas plastik sekali pakai lalu Si Ibu menuangkan air panas dari termos dan Si Bapak mengaduk hingga merata dan diberikan ke gua…(mao gua ceritain juga gak nih cara minum gua sekalian?gak usah lah yaaa..ntar pada ngileeer lageee…hehehe :p ). Dan ada beberapa orang juga di situ sedang menikmati kopi dan jajanan kecil Si Ibu.
Sambil menghisap sebatang rokok dan menunggu kopi ini dingin gua mengambil satu tahu isi….sambil menyeruput kopi sesekali gua hisap dalam-dalam rokok sambil memainkan asap bundar..bundar…bundar…(mau…mau…mau…aaiiiyaaahhh).
Gak lama berselang, tiba2 ada gerakan dari Si Bapak penjual kopi yang spontan berdiri dan melangkah keluar dari tempat duduknya mengejar sesosok orang (wujudnya sie kayaknya orang, ada yang berpakaian ijo agak muda, biru dongker dan kecoklat2an…seragam lah lebih tepatnya) dan saling menarik bangku kecil plastik berwarna hijau yang sama persis dimana tempat gua memposisikan pantat gua yang….. (dah tau kan, gak ada pengulangan hehehe)
dan gua sempat bingung kenapa Si Bapak dengan sosok ijo itu…dan kenapa sosok ijo itu mengambil kursi plastik kecil itu? (eh,mang..kalo mao yee ambil noh kursi di depe’er nyang lebih guueedeee…gitu aja kok repot!) dan belum lagi Si Bapak selesai dengan sosok ijo itu dan kembali ke tempat semula, tiba2 dari belakang gua ada yang bersuara dan mengatakan sesuatu “Maaf…mas…maaf mas kursinya…!” tanpa berdiri dan beranjak dari kursi plastik itu gua mengatakan sesuatu….dengan memainkan nada kunci G=Mayor (G buat Galak, Mayor= Bak Mayor)…Awas!!…Jangan Coba-coba…, Jangan…coba-coba narik kursi ini pak…gak liat apa gua lagii ngopiii haaaahhh??? namun sosok berbaju kecoklatan ini tetap ngotot…”kursinyaa mas…mau saya bawa” dan sekonyong-konyongnya gua berbalik badan tanpa beranjak…(nah pas adegan itu tuh kopi gua yang belum seberapa ketendang sendiri sama kaki kanan gua…aanjrooottt!)
dan dengan nada G# (G tingg)”heh..pak, ini kursi siapa? kursi kauuu iniii….seeetaaannn!!! (sengaja…biar keliatan dari medan..hehehe)..lalu sosok ini marah….dan berkata…”ini menggangu ketertiban…jalan mas,katanya” lalu gua jawab (sekarang posisinya gua berdiri berhadapan dengan sosok ini…kalah tinggi cuuuyyy…gua!!) gua bilang,”ketertiban apa??? ini kan di bawah dan mepet di pager..apa yang terganggu…mata kau terganggu….jangan kau liaaattt!!! lalu kawan si sosok ini datang dan menghampiri kami, dan berkata…”Maaf mas pedagang2 ini menganggu ketertiban umum, karena tidak berada di tempat yang semestinya untuk berjualan dan rutin kita ingatkan mereka dan mereka masih berjualan sampai jam segini”, katanya. Lalu dengan nada yang 1/2 berkurang marah gua bilang,Pak…ada kan cara yang lebih baik? mereka juga kan cari makan dan cuma sekian jam…dan ga perlu lah maen tarik2 bangku dan ngambil se’enaknya…emang gak pake duit mereka usaha dagang kayak gini?? dan sekonyong-konyongnya mereka gak peduli dan tetap meminta Si Ibu dan Si Bapak…untuk mengangkut dagangan mereka. Dan sosok ini pun menjauh, lalu gua duduk kembali coba menenangkan emosi yang baru saja tertumpah (suuummpeehhh loooo??? susu lo tumpeeeh).
Sambil merapikan dagangannya, Si Ibu..bergumam “hhmm…koyo’ malig ae mas..ibu iki jualan”…iyaa ya buu…kenapa juga mau jualan makanan aja kok ya dilarang2 gini…(karena gua ga tau mo jawab apa) dan gua berdiri ngebantu Si Bapak ikut mengumpulkan kursi2 plastik dan memasukkan ke dalam sebuah kantong plastik hitam besar…dan membayar kopi dan tahu yang gua makan dan minum tadi…
Dan setelah semua kursi masuk ke dalam plastik gua pun pergi meninggalkan mereka, dan kami saling menyapa…monggo Pak,Bu…monggo mas…matur suwun geeehhh mas dah nulungi..lalu gua beranjak dan melewati sosok-sosok tadi tanpa senyum, tanpa menyapa, tapi menatap ke arah mereka….
Pesan singkat:
Bapak dan Ibu pedagang kopi langgananku…
Tetap sabar yaah..tetap berjualan besok pagi,
Tetap semangat…dan menjajakan kopi dan makanan kecil kalian
Besok saya singgah lagi…..:)
bonardo pangaribuan/Thursday, January 22, 2009 at 11:12pm